Langsung ke konten utama

Tantangan Melestarikan Air

 Pekan ini dikasih beberapa tantangan untuk dilakukan dan semuanya terangkum dalam gambar di bawah ini


Berikut beberapa uraian tentang tantangan tersebut

Membatasi Pembelian Baju
dalam pekan ini, saya tidak melakukan pembelian baju, karena untuk kami, membeli baju dilakukan jika baju yang digunakan sudah tidak bisa digunakan lagi.

Mematikan listrik ketika tidak digunakan
Mencabut peralatan elektronik serta mematikan dari sumbernya.


Mengganti Penggunaan Produk yang Boros Air
Bisa dilihat disini, saya sudah melakukan beberapa upaya untuk menggunakan produk yang tidak boros air, seperti menggunakan tas kain, wadah berkali pakai, dan menstrual cup.

Mengolah Sisa Konsumsi Sendiri
Sisa konsumsi yang ada di rumah, diolah sesuai dengan jenisnya, dari yang organik maupun yang anorganik.

Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
dengan menggunakan tas kain dan membawa botol minum

Habiskan Makanan
Alhamdulillah kami bisa selalu menghabiskan makanan yang ada

Menanam Pohon
Sampai saat ini di rumah ada pohon jambu dan pohon mangga


Hindari Mandi Berlama-lama
Memiliki 2 balita dan 1 bayi sudah membuat saya as default tidak bisa mandi berlama-lama

Mematikan Keran Saat Tidak Digunakan
Seperti saat sedang menyabuni tangan


Beberapa hal yang belum/tidak bisa dilakukan

Tampung Air Hujan


Talang air yang ada, langsung menuju saluran air. Namun dengan ukuran taman yang lumayan banyak area terbuka saya membiarkan hujan untuk meresap ke dalam tanah, tanpa menampungnya.

Tampung Air AC
Karena saluran air di rumah sudah berada di dalam dinding dan langsung masuk ke saluran pembuangan.

Tampung Air Bekas Cucian
Di rumah, kami masih menggunakan detergen, sehingga belum bisa ditampung dan dimanfaatkan airnya. Begitupun dengan beras, kami tidak mencuci beras, sehingga tidak ada air bekas cucian beras.

Tampung Air Bekas Wudhu
Sebenernya ini lebih ke peralatan yang belum ada aja sih, dengan keran dan shower yang ada di rumah, kami ga ada ember yang akan dipakai untuk menampung air wudhu. 

#games8bzw2022 #belajarzerowaste #kelasbelajarzerowaste2022 #kelasbzw2022 #bzwbatch12A


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ecobrik Pertamaku

Pekan ini dapat tantangan untuk membuat ecobrik. Sebenernya, ecobrik itu apa sih? Ecobrik itu merupakan "penjara untuk plastik". Salah satu cara kita mengolah plastik yang tidak bisa kita cegah. Tapi inget loh, lebih baik kita menegah yaa. Bagaimana cara membuat ecobrik? 1. Kumpulkan plastik-plastik yang mau di-"penjara"kan beserta botol yang akan jadi penjaranya.  Botol Plastik dan calon penghuni ecobrik 2. Gunting kecil-kecil plastiknya, agar mudah dimasukkan dan mengisi ruang kosong di botol Plastik sesudah digunting-gunting Plastik dimasukkan ke dalam botol 3. Tekan-tekan isi botol hingga padat Saya menggunakan sikat botol untuk menekannya 4. Ecobrik sudah siap menunggu teman lainnya hingga penuh. Setelah penuh, ecobrik ini untuk apa? Setelah penuh dan terkumpul dengan beberapa teman lainnya, ecobrik bisa disusun menjadi sebuah karya, seperti kursi, meja, ataupun kreasi lainnya. Ecobrik ini bahkan bisa menggantikan batu bata dalam membuat bangunan loh. Namun, me...

About Me

Assalamu'alaikum Perkenalkan, saya Ayu Wulandini. Kalian bisa memanggil saya Ayu atau Mamah Audric. Saat ini saya tinggal di Bogor bersama suami dan ketiga anak saya. Saya menyelesaikan S1 dan S2 saya di Teknik Lingkungan UI melalui beasiswa Fast Track. Saya bekerja di bidang Energi pada salah satu perusahaan manufaktur sepatu di Tangerang. Saya pun pernah mendapatkan sertifikasi sebagai Manager Energi di Bidang Industri.  Setelah memiliki anak dan memutuskan untuk resign, saya kemudian mendalami ilmu parenting dan kepenulisan. Dengan banyaknya pengalaman dan ilmu dari berbagai bidang yang saya miliki, blog ini akan memiliki berbagai jenis tulisan, dari ilmu lingkungan, energi, kepenulisan, hingga keluarga. Saya bisa dihubungi melalui  email: ayu.wulandini@gmail.com instagram: @ayuwulandini